Selasa, 04 Oktober 2011

Sukses Dengan Soft Skils


Apa yang dapat membuat seseorang sukses?
IP 4?
Tampang keren?
Calon mertua kaya?
Jawabannya : Izin Tuhan + SOFT SKILLS *
                * kemampuan interaksi sosial seperti komunikasi, bekerja sama, dll

1
Kemampuan Komunikasi
4.69
2
Kejujuran/Integritas
4.59
3
Kemampuan Bekerja Sama
4.54
4
Kemampuan Interpersonal
4.5
5
Beretika
4.46
6
Motivasi/Inisiatif
4.42
7
Kemampuan Beradaptasi
4.41
8
Daya Analitik
4.36
9
Kemampuan Komputer
4.21
10
Kemampuan Berorganisasi
4.05
11
Berorientasi pada Detail
4
12
Kepemimpinan
3.97
13
Kepercayaan Diri
3.95
14
Ramah
3.85
15
Sopan
3.82
16
Bijaksana
3.75
17
Indeks Prestasi (>=3.0)
3.68
18
Kreatif
3.59
19
Humoris
3.25
20
Kemampuan Berwirausaha
3.23

Kualitas Lulusan Perguruan Tinggi yang Diharapkan Dunia Kerja

(Skala 1 – 5)

Diterbitkan oleh National Association of Colleges and Employers, USA, 2002 (disurvei dari 457 pimpinan)
 
Kesimpulan :
Soft skills (kemampuan interaksi sosial) dibutuhkan untuk sukses!

JADIKAN KULIAH SEBAGAI INVESTASI !

  • Soft skills dapat dilatih sejak sebelum lulus kuliah
  • Untuk mengasah soft skills, seimbangkan aktivitas akademik & non akademik
  • Jangan hanya lulus dengan gelar saja!
 
Opini :
Peran ilmu pengetahuan yang diperoleh dari kuliah adalah sangat penting, terutama pada awal karir seseorang. Pada tahap selanjutnya, baru soft skills yang sangat menonjol kebutuhannya. Semakin tinggi posisi seseorang, semakin canggih soft skills yang dibutuhkan.” 
Zulkifli Zaini
Direktur Distribution Network
PT Bank Mandiri
Alumnus Teknik Sipil ITB‘75

7 Area Soft Skills : Winning Characteristics
Menurut Patrick O’Brien dalam bukunya “Making College Count”















LANGKAH PERTAMA SEBELUM MENGASAH SOFT SKILLS :
MENENTUKAN TUJUAN  
SETELAH LULUS, LALU APA ?
Tukang Becak  : “Mau ke mana?”
Penumpang     : “Ah, terserah deh ke mana aja.”
Apa yang selanjutnya terjadi?
§  Kemungkinan 1 : Dibawa berputar-putar lalu kembali ke  tempat      semula 
§  Kemungkinan 2 : Dibawa ke sembarang tempat, dan mungkin Anda      akan tersesat  
Apa yang sebenarnya saya inginkan? 
Seperti apakah saya 5 tahun dari sekarang?  
10 tahun dari sekarang? 
Definisikan “SUKSES” yang ingin Anda capai… 
Langkah-langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mencapai keinginan-keinginan tersebut?      
 
MENGEJAR TUJUAN AKHIR        
  • Hitung pengorbanan, karena mengejar cita-cita tidak selalu mudah!
  • Tuliskan
  • Laksanakan
  • Evaluasi
  • Masuk ke lingkungan kondusif
 Opini :   
“Apapun yang kita mau, harus disadar resource kita terbatas. Jadi, kita harus me-manage; bagaimana mengatur waktu, tenaga, uang dan segala macam. Tapi, menentukan tujuan ke mana kita pergi, adalah hal pertama yang harus dilakukan.”
Palgunadi T. Setyawan 
Mantan Dirut PT Astra International   
Alumnus Teknik Mesin ITB ‘57   
REFLEKSI & LATIHAN        
  • Seperti apakah hidup Anda inginkan 5 tahun lagi? 10 tahun lagi?
  • Kalau ada sebatang baja di antara dua gedung pencakar langit, demi apakah Anda bersedia menyeberanginya? (Berarti itu hal terpenting bagi Anda)
  • Siapakah orang yang paling Anda kagumi? Kualitas apakah yang ingin Anda tiru darinya?
  • Apakah kelebihan & kekurangan Anda?
  • Tentukan 3 keterampilan yang Anda butuhkan untuk sukses dalam karir yang Anda inginkan.
COMMUNICATION SKILLS
Komunikasi Lisan & Komunikasi Tulisan 
KOMUNIKASI LISAN
Romeo dan Julietterbujur kaku di lantai. Ada air tergenang di dekat mereka. Satu-satunya jendela di ruangan itu terbuka.
TEBAK APA YANG TERJADI ?        
Beginilah cerita lengkapnya…
                Dua ikan tengah berenang dalam akuarium mereka yang terletak di dekat jendela. Tiba-tiba angin bertiup kencang, dan meniup gorden jendela. Gorden tersebut lalu mengenai akuarium dan menjatuhkannya. Mereka ikut terlempar ke lantai dan lama-lama mati karena tidak bisa hidup tanpa air. Kedua ikan tersebut bernama Romeo dan Juliet. LEARNINGS  §  Persepsi dan asumsi mempengaruhi interaksi  §  Diperlukan komunikasi efektif untuk menghindari salah paham §  Ajukanlah pertanyaan tepat à yang menghasilkan informasi berguna
TIPS KOMUNIKASI ONE ON ONE  
  Gunakan alat bantu
  -  Bertanya untukmemastikan
  -  Jangan buat pernyataan ambigu  
  -  Catat poin-poin penting & sampaikan rangkuman      
TIPS PRESENTASI         
  •  Persiapan Matang
  • Pembukaan Menarik
  • Tekankan Poin-poin Penting
  • Gunakan Fakta
  • Gunakan Alat Bantu
  • Libatkan Peserta
  • Kontak Mata
  • Perhatikan Bahasa Tubuh & Intonasi
  • Perhatikan Pertanyaan & Komentar  
         
TIPS GROUP DISCUSSION        
 - Ungkapkan Ide    
-  Fokus    
 - Menghargai Orang Lain  
- Catat Poin Penting    
- Mengikuti Hasil Kesepakatan                                  
Opini :     
“  Kesalahan-kesalahan umum dalam komunikasi lisan :    
 -          Terlalu gugup    
 -          Kontak mata yang kurang baik  
 -          Kurang antusias/kurang menguasai keadaan  
 -          Berbicara terlalu panjang       
 -          Kurang menyesuaikan diri dengan lawan bicara     
 -          Volume suara tidak sesuai
Ikuti kegiatan yang mengharuskan berkomunikasi dengan banyak orang & jadilah diri sendiri!”
Cherie Anisa Nuraini
Client Service Executive Trainee AC Nielsen Indonesia
Alumnus Teknik Arsitektur ITB ’99  
REFLEKSI & LATIHAN    
  • Apakah Anda aktif di kelas? Jika tidak, besar kemungkinan akan tetap begitu walau sudah lulus kuliah
  • Di organisasi, beranikan mengemukakan pendapat dan menerima tanggung jawab
  • Latih konsentrasi Anda ketika berbicara dengan siapapun (termasuk yang Anda anggap “tidak penting”)
Catat semua janji & tanggung jawab
KOMUNIKASI TULISAN    
MENULIS TENTANG KULIAH VS PEKERJAAN     

DALAM PERKULIAHAN
DALAM PEKERJAAN
Tujuan Umum
Bagian dari belajar
Menyampaikan informasi
Deadline
Seminggu / tergantung dosen
Sangat singkat (1-2 hari)
Panjang Tulisan
Bisa berlembar-lembar
Sangat singkat (1 paragraf – 2 halaman)
Resiko Terbesar
Nilai dikurangi
Kehilangan pekerjaan
Kemungkinan Mencontek
Masih mungkin, walau terlarang
Nyaris tidak mungkin karena tugas tidak sama 
                                                           
                                                       
    
TAHAPAN MEMBUAT TULISAN
 
T IPS KOMUNIKASI TULISAN
  • Sampaikan Padat & Jelas
  • Hilangkan Ketidaksukaan
  • Gunakan Bentuk Poin & Penekanan
  • Jadilah Editor Mandiri
  • Familiar dengan Teknologi
Opini  :
“Saya rasa hampir tiap profesional perlu memiliki keterampilan menulis yang baik. Kadang bukan hanya menulis kata-kata tapi juga menyampaikan informasi dalam bentuk grafik dan kurva. Keterampilan ini krusial karena seringkali membantu atasan menilai pekerjaan kita. Yudith Maria Boroh Analysis  Engineer GE Energy/Oil & Gas   Alumnus Teknik Penerbangan ITB
 
REFLEKSI & LATIHAN  
  • Baca kembali tulisan yang pernah Anda buat (jawaban ujian, catatan kuliah, makalah, dll). Apakah Anda sendiri mengerti? Adakah cara penyampaian yang lebih padat dan jelas?
  • Latih diri untuk menulis tanpa mencontek.
  • Kerjakan tugas makalah jauh sebelum deadline dan berlatihlah menjadi editor mandiri.
  • Tawarkan diri untuk membuat proposal kegiatan organisasi.
ORGANIZATIONAL SKILLS    
  • Manajemen Waktu
  •  Meningkatkan Motivasi
  •  Menjaga Kesehatan & Penampilan
MANAJEMEN WAKTU  
Jika Anda hidup 60 tahun, maka : Tidur 8 jam sehari à totalnya 20 tahun seumur hidup Menonton TV 2 jam sehari à totalnya 5 tahun seumur hidup Makan (3 kali) 2 jam sehari à totalnya 5 tahun seumur hidup Terjebak macet 3 jam sehari à totalnya 7.5 tahun seumur hidup BERAPA WAKTU YANG TERSISA UNTUK BERKARYA ?
TOP SECRET : THEY’LL PUSH YOU TO THE LIMIT !
Pada awal-awal, Anda hanya diberi beban tidak seberapa.
Lama-kelamaan, pekerjaan yang diberikan akan lebih banyak dari waktu yang
tersedia. Kunci : Manajemen Waktu ! 
                                                                STRATEGI PENJADWALAN
MENGHILANGKAN KEBIASAAN MENUNDA  
  • Amati Kelakuan Menunda
  • Temukan Alasan Penundaan
  • Singkirkan Pikiran Negatif
  • Jangan Terus Bekerja Dalam Tekanan
  • Jangan Terbawa Perasaan
  • Perdaya Diri Untuk Mulai
  • Mulai Saat Ini!
TIPS PEMANFAATAN WAKTU  
Doing Tomorrow’s Things = mengerjakan sesegera mungkin apa yang bisa dikerjakan; siapa tahu ada tambahan tugas mendadak       
Trik 5 menit = jika malas, katakan pada diri akan mengerjakan 5 menit saja, biasanya akan lebih lama mengerjakannya   
LEMBUR = KEREN ? BELUM TENTU !
Lembur berarti Anda tidak bisa menyelesaikan 
pekerjaan sesuai waktu yang diberikan. 
Kemungkinan #1 : pekerjaannya overload 
Kemungkinan #2 : Kerja  Anda kurang efisien
(apalagi kalau rekan- rekan tidak butuh lembur)
Opini :   
 “Manajemen waktu sangat vital dalam menunjang keberhasilan seseorang dalam segala bidang. Orang yang bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkinlah yang akan dapat memenangkan kompetisi yang kian ketat. Orang lain pun akan nyaman jika berhubungan dengan orang yang dapat diandalkan. Kalau orang lain sudah bisa nyaman berhubungan dengan kita, maka keberhasilan tinggal selangkah lagi di depan.”  Ivananto Effendy Direktur BCS Group Alumnus Teknik Fisika ITB ‘88
REFLEKSI & LATIHAN  
  • Dalam seminggu, berapa persen kegiatan yang cenderung Anda tunda-tunda?
  • Apakah Anda sering terlambat?
  • Identifikasi hal-hal yang paling membuang waktu Anda. Cobalah untuk menguranginya.
  • Apakah Anda sering tidak bisa mengatakan “Tidak” pada ajakan teman? Cobalah menolak ajakan yang tidak penting.
  • Lebih aktiflah pada kegiatan ekstrakurikuler agar terbiasa mengatur kesibukan. 
MENINGKATKAN MOTIVASI
CONTOH PENYEBAB KURANG MOTIVASI
  • Merasa beban terlalu berat
  • Telah berulang kali gagal
  • Mengalami konflik berat yang menghilangkan konsentrasi
  • Jenuh
  • Lingkungan yang permisif
  • Terpengaruh lingkungan / teman
AMBAK : Apa Manfaatnya BAgi Ku ?
Segala sesuatu yang ingin Anda kerjakan harus menjanjikan manfaat bagi Anda atau Anda tidak akan termotivasi untuk melakukannya.
(Jack Canfield)
MENGAPA MOTIVASI PENTING ?
Emosi positif meningkatkan kekuatan otak, keberhasilan dan kehormatan diri.
                                                                                  CIRI-CIRI SASARAN EFEKTIF
TIPS MEMOTIVASI DIRI
-          Bagi tugas yang besar
-          Gunakan aturan 5 menit
-          Beri hadiah pada diri
-          Cari bantuan bila perlu
-          Tetapkan sasaran tiap kegiatan
MEMBANGKITKAN KEMBALI MOTIVASI
  • Miliki motivator internal & eksternal
  • Evaluasi tanggung jawab
  • Jangan menghindar Buat skala prioritas
Opini :  
 “Motivasi sebaiknya didasarkan pada hal-hal yang sifatnya ideal sehingga tidak luntur sepanjang masa kerja. Orang bisa jenuh bila bidang pekerjaannya tidak sesuai atau tidak disukai. Atau, bisa juga karena terlalu fokus hingga mengabaikan hal lain. Kiat saya jika jenuh bekerja :
Mengubah jadwal
      Bergaul dengan berbagai kalangan
      Mengambil sudut pandang berbeda
      Mengerjakan hal sama dengan cara berbeda”
Faisal Rahadian
Direktur PT Wahana Pengembangan Usaha
Alumnus Teknik Mesin ITB ‘89
REFLEKSI & LATIHAN
  • Kenali kondisi di mana Anda merasa malas dan carilah alasannya. Umumnya orang malas karena alasan yang itu-itu juga.
  • Kenali kondisi di mana Anda paling bersemangat. Adakah cara supaya semangat itu bertahan?
  • Tulislah apa saja yang menjadi cita-cita Anda secara spesifik dan mendetail, lalu tuliskan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai cita-cita itu. Adakah potensi rintangannya & bagaimana mengatasinya?
  • Bila bertemu dengan kondisi kurang menyenangkan, cobalah untuk tetap menyelesaikan tugas dengan baik. 
MENJAGA KESEHATAN & PENAMPILAN
MENJAGA PENAMPILAN
  • Pada 3 – 30 detik pertama berjumpa, orang akan berpersepsi tentang :
  • Status sosioekonomik Anda
  • Tingkat keterpelajaran
  • Menyenangkan atau tidakkah Anda
TIPS BERPENAMPILAN
  • Tarik perhatian, jangan alihkan
  • Kenakan pakaian yang tepat
  • Pilih sepatu yang sesuai
  • Rambut yang rapi
  • Asesoris yang tepat 
  • Pancarkan percaya diri  

  MENJAGA KESEHATAN
-          Olahraga Teratur
-          Nutrisi Seimbang
-          Berobat Segera bila Sakit
-          Cukup Istirahat
-          Jaga Kondisi
Opini :  
 “Menurut saya, kesan pertama itu sangat mendukung. Kalau baru kenal lalu first impression-nya jelek, pasti sangat merugikan dia karena berkaitan dengan kepercayaan terhadap orang itu. Karena, ke belakangnya kita berinteraksi dengan persepsi yang belum tentu benar. Kesehatan juga tentu sangat penting. Tidak mungkin orang yang sakit dapat berpikir jernih. Sehat itu dari jasmani dan rohani. Bisa saja badan sehat tapi karena rohani ruwet, jawabannya juga kacau.” 
Ina Juniarti  
Kadiv Integrasi Komersiil & Pengembangan Usaha  PT Dirgantara Indonesia 
Alumnus Teknik Elektro ITB’77
REFLEKSI & LATIHAN :
  • Ingatlah berapa kali dalam sebulan Anda terserang penyakit?
  • Apakah cara berpakaian Anda pernah ditegur karena dianggap tidak sesuai situasi & kondisi?
  • Apakah Anda sering begadang karena alasan yang sebenarnya tidak terlalu penting?
  • Makanlah secara teratur, walau sesibuk apapun. Pastikan nutrisinya cukup dan higienis.
  • Di tempat umum, perhatikan bagaimana orang berpakaian. Apakah Anda dapat mengenali para pekerja profesional? Apa yang dapat Anda pelajari dari mereka?
  • Buat janji untuk berolahraga dengan teman secara rutin.
 LEADERSHIP
Kepemimpinan Efektif
Anda tidak harus memiliki jabatan untuk
membuat perubahan.
Yang penting, berpartisipasi AKTIF
PEMIMPIN STRUKTURAL  VS  PEMIMPIN RELASIONAL
Pemimpin Struktural :
  •  “bos” krn jabatan struktural
  •  Belum tentu benar-benar bisa   memimpin
 Pemimpin Relasional :
  •  Orang yang aktif terlibat dlm  tim
  •  Memiliki ide-ide inovatif
  •  Berinisiatif untuk perubahan  positif
SIAPAPUN BISA JADI PEMIMPIN RELASIONAL !
KOMPONEN PEMIMPIN RELASIONAL
  •   Inklusif à menghargai & mengoptimalkan perbedaan
  •   Memberdayakan à bersedia belajar &  berbagi ilmu
  •   Bertujuan à berkomitmen mencapai tujuan,  bersedia berkompromi untuk mencapai tujuan
  •   Etis à bertindak berdasarkan nilai & standar moral
  •   Berorientasi Proses à menghargai orang
KARAKTERISTIK PEMIMPIN EFEKTIF
  • Memiliki Visi
  • Cakap secara Teknis
  • Membuat Keputusan Tepat
  • Berkomunikasi dengan Baik
  • Memberikan Keteladanan
  • Mampu Mempercayai Orang
  • Mampu Menahan Emosi
  • Tahan Menghadapi Tekanan
  • Bertanggung Jawab
  • Mengenali Anggota
  • Cekatan & Penuh Inovasi
MANAJEMEN RAPAT
  • Tahap 1 : Pembukaan
  • Tahap 2 : Evaluasi Tugas/Kegiatan Sebelumnya
  • Tahap 3 : Pembahasan Agenda Rapat
  • Tahap 4 : Penutupan
Jangan Sekadar Rapat Tanpa Tujuan & Hasil yang Jelas !
CIRI RAPAT TIDAK EFEKTIF
  • Tidak ada agenda yang jelas
  • Tidak ada hal spesifik yang dibahas
  • No Action, Talk Only
  • Tidak ada mekanisme rapat
  • Manajemen konflik yang lemah
  • Peserta kurang aktif berpartisipasi
  • Adanya individu yang mendominasi
Opini :
“Dalam memimpin prioritaskan pembentukan tim yang kuat sebelum menentukan tujuan dan langkah implementasi. Dalam waktu singkat, harus bisa menangkap permasalahan-permasalahan utama dan dengan berani menentukan target. Walau kuno, saya menggunakan prinsip Plan, Do, Control dan Corrective Action yang terbukti sukses.”
Triharyo Soesilo
Direktur Utama PT Rekayasa Industri
Alunus Teknik Kimia ITB’77
Opini :
“Jadilah orang yang bisa membaur dengan masyarakat. Kalau di kampung ada kerja bakti, membersihkan selokan misalnya, ya jangan hanya berpangku tangan. Tunjukkan kepeloporan di sana, di mana pun kita berada. Sehingga, masyarakat akan menganggap wah ini mahasiswa ITB memang lain. Pantaslah diberi tongkat-tongkat kepemimpinan.”
Jero Wacik
Menteri Kebudayaan & Pariwisata
Kabinet Indonesia Bersatu
Alumnus Teknik Mesin ITB ‘70
REFLEKSI & LATIHAN
  • Apakah Anda cenderung menolak tanggung jawab untuk memimpin walau dalam hal sekecil apapun? Jika ya, mengapa?
  • Apakah Anda cenderung berdiam diri daripada memberi saran walau dibutuhkan? Mengapa?
  • Jika aktivitas tim apapun Anda rasa tidak efektif, cobalah berinisiatif untuk mengarahkan tim tersebut mencapai tujuan.
  • Sebelum menjadi pemimpin yang baik, cobalah menjadi bawahan yang baik dulu. Jika grup telah mengambil keputusan, cobalah untuk menjalankannya sebaik mungkin. Jika ingin berargumen, kemukakan fakta dan data yang akurat.
 LOGIC :
§  Menyelesaikan Masalah
 §  Berpikir Kreatif
MENYELESAIKAN MASALAH
BEDA SOAL PERKULIAHAN & MASALAH NYATA
                 
SOAL PERKULIAHAN
MASALAH NYATA
Sudah pernah dipecahkan berkali-kali oleh orang berbeda.
Belum terpecahkan (setidaknya pada kasus yang dihadapi)
Motivasi menyelesaikan, tidak tinggi. Tidak ada implikasi serius selain nilai jelek.
Motivasi menyelesaikan, tinggi, karena masalah bisa berlarut-larut.
Nyaris semua informasi tersedia
Seringkali, informasi kurang, atau tidak valid
Aturan & teori dapat diikuti untuk menyelesaikan masalah.
Tidak ada solusi rinci untuk menyelesaikan masalah.
Masalah akan selalu ada. Melatih orang memecahkan masalah dengan lebih baik, dapat sangat berpengaruh pada kemampuan mereka menghadapi masalah di semua lini kehidupan. Baik mengenai pekerjaan, keluarga, keuangan, dan lain sebagainya.
Hasil penelitian psikolog Thomas D’Zurilla & Arthur Nezu
 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
§  Rumuskan masalah
§  Temukan alternatif solusi
§  Analisa tiap alternatif
§  Pilih alternatif “terbaik”
§  Laksanakan pilihan solusi
§  Evaluasi hasil
Jika melakukan kesalahan, belajarlah dari kesalahan itu. Jangan hanya meratap dan menyesal
Opini :
“Saya hanya memegang ijazah SMP, tapi prinsip saya, tidak mau hidup meminta. Menghadapi permasalahan pasti pernah. Di luar rencana terjadi banyak hal, ya itu pasti ada. Atasi dengan kepala dingin. Coba cari 2 atau 3 alternatif penyelesaian. Bersiap untuk worst case. Walau kita sudah coba perkirakan atau asumsikan, ada saja yang meleset. Tapi jangan melarikan diri dari problema. Like it or not, face it and solve it.”
Susi Pudjiastuti
President Director
Susi Air Passenger & Cargo Aircraft Charter
REFLEKSI &  LATIHAN
  • Tuliskan masalah-masalah yang Anda hadapi sepekan terakhir. Bagaimanakah cara Anda menghadapinya? Apakah ada solusi yang lebih baik?
  • Ketika suatu masalah muncul, tanyakan apakah itu benar-benar masalah penting atau tidak. Berpeganglah pada tujuan akhir Anda.
  • Selama 2 pekan ke depan, jika ada masalah, berkonsentrasilah untuk menyelesaikannya. Jangan lari. Dan coba untuk tidak sekadar mengeluh.
 BERPIKIR KREATIF
MENGAPA PERLU BERPIKIR KREATIF ?
     Karena banyak masalah di dunia nyata yang “tidak standar”
APA ITU
BERPIKIR KREATIF ?
  • Proses penciptaan jalan keluar dari suatu masalah
  • Tidak harus menemukan peralatan ajaib!
  • Berpikir di luar kebiasaan
  • Fokus untuk menyelesaikan masalah
Do You Know ? *
Kemampuan otak kita luar biasa!
  • Jumlah sel otak manusia : 200 milyar
  • Otak dapat mengingat 100 milyar bit informasi (= 500 ensiklopedia)
  • Kecepatan berpikir > 300 mil/jam > kereta tercepat
  • Rata-rata jumlah pikiran manusia dalam 24 jam adalah 4000 * Hasil penelitian Prof. Isaac Asimov dalam buku The Brain
METODE BERPIKIR KREATIF
  • Evolusi à memperbaiki ide sedikit demi sedikit
  • Sintesa à 2 atau lebih ide dikombinasikan menjadi satu
  • Revolusi à mengemukakan ide yang sama sekali baru
  • Reaplikasi à melihat sesuatu yang sudah ada dengan sudut pandang baru
  • Insight à mengubah cara pandang pada masalah
MITOS DALAM BERPIKIR KREATIF
  • Setiap masalah hanya punya satu solusi.
  • Solusi/metode terbaik telah ditemukan, maka tidak ada gunanya mencari solusi/metode alternatif.
  • Jawaban kreatif itu selalu melibatkan teknologi tinggi.
  • Ide itu semata-mata anugerah dari langit dan tidak bisa dicari.
PENGHALANG BERPIKIR KREATIF
  • Tidak mau mengubah sudut pandang
  • Enggan menerima perubahan
  • Merasa tidak berdaya
  • Takut ditertawakan
Opini :
”Apabila kita mencoba berwirausaha, inovasi dan kreativitas sangat dominan. Selain itu, kreativitas dan inovasi sangat penting dalam rangka pengambila keputusan. Bagaimana agar produk yang dihasilkan diterima masyarakat? Bagaimana metode efektif agar cashflow berjalan lancar? Karena tidak ada yang menuntun Anda langsung, andalkan kreativitas & daya inovasi. Lulusan baru seringkali cara berpikirnya sangat prosedural. Mudah mencari yang pandai, tapi susah mencari yang cerdik dan kreatif. Saran saya, kembangkan hobi. Asah otak kiri & kanan.
Erlysa S. Widjaja
Komisaris PT Akal Interaktif
Alumnus Fisika ITB
REFLEKSI & LATIHAN
  • Ketika menghadapi maslah, pernahkah Anda memikirkan solusi di luar standar namun tidak berani mengungkapkan/melakukannya? Apa alasannya?
  • Berlatihlah brainstorming untuk memikirkan kegunaan benda-benda berikut kecuali fungsi aslinya. Coba temukan 10 kegunaan dalam masing-masing 1 menit dari :
                Botol air, kipas bambu, sumpit, sedotan, kartu ATM, uang logam
  • Perhatikan kondisi sekeliling, adakah proses yang sebenarnya bisa diperbaiki? Misalnya pengurusan KTP, dll.
  • Ketika menghadapi masalah, cobalah mencari beberapa alternatif solusi walau terdengar konyol sekalipun.
  • Keluarlah dari zona nyaman Anda dan coba hal-hal baru!
EFFORT
  • Ketahanan Menghadapi Tekanan
  • Asertif
  • Kemampuan & Kemauan Belajar
KETAHANAN MENGHADAPI TEKANAN
Banyak orang yang membuat kesalahan-kesalahan yang tidak perlu ketika terlalu tegang karena itu...
“BE ABLE TO WORK UNDER PRESSURE !”
MENINGKATKAN KETAHANAN MENANGGUNG STRES
  • Optimisme
  • Hadapi dengan Proporsional à it’s only a job, not life
  • Rasa Mengendalikan Keadaan à jangan menganggap diri sebagai korban. Hidup adalah pilihan!
  • Hidup Seimbang à agar hidup tidak hanya terpusat pada pekerjaan/usaha
SURVIVAL TIPS
  • Identifikasi masalah dengan jelas SEBELUM bertindak
  • Jangan menunda, karena Anda tidak tahu tambahan kerja apa yang ada besok
  • Prioritaskan pada bagian yang penting
  • Semangat mencari solusi, bukan semangat mengeluh
Opini :
”Tekanan terbesar bagi saya adalah waktu. Karena waktu di lapangan selalu bernilai dollar. Karenanya semua orang dituntut untuk bekerja tepat waktu dan benar. Tekanan lainnya, jika terjadi masalah, seringkali semua orang saling melempar kesalahan karena tidak mau bertanggung jawab. Mengatasinya tentu dengan berusaha menjaga hubungan dengan semua orang, saling mengawasi dan saling membantu. Obat paling mujarab bagi saya jika tertekan adalah menelpon ibu dan meminta doanya selalu!”
Ridwan Hardiawan
Well Engineer / Barge Coordinator
Schlumberger Middle East S.A.
Alumnus Teknik Perminyakan ITB’99
 
REFLEKSI & LATIHAN
  • Ingat kembali situasi yang menekan, tidak menyenangkan atau tidak terduga. Bagaimana dampaknya pada performa Anda?
  • Apakah Anda pernah membuat kesalahan fatal karena tegang?
  • Apakah Anda hanya stres karena alasan-alasan tertentu? Bagaimana cara mengatasinya?
  • Beranikan diri untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam organisasi. Dengan begitu Anda dapat berlatih menghadapi tekanan.
  • Jangan tunda-tunda pekerjaan tertentu hanya karena dirasa susah. Sebisa mungkin kerjakan secara mandiri.
ASERTIF
APA ITU ASERTIF ?
  • Asertif :
    • Sikap antara pasif dan agresif
    • Berani menyatakan pendapat
    • Tapi masih peka dengan kebutuhan orang lain
  • Tujuan : menemukan win-win solution
KOMPONEN DASAR ASERTIF
-          Kemampuan mengungkapkan perasaan
-          Kemampuan mengungkapkan pemikiran secara terbuka
-          Kemampuan mempertahankan hak pribadi
CARA MENJADI ASERTIF
-          Analisa Keadaan
-          Kendalikan Emosi
-          Kenali Diri
-          Manfaatkan Kesempatan
-          Berlatih !
YOU HAVE TO STAND OUT IN ORDER TO SUCCEED…
  • Lebihi Standar
  • Miliki Inisiatif à Jangan Tunggu Disuruh
  • Senang Menolong
Opini :
“Kalau terlalu pasif atau terlalu “tunduk” pada orang lain, tidak akan bisa menghasilkan karya yang baik. Sebaliknya kalau terlalu agresif juga rugi, dia tidak akan terpakai. Sebaiknya jika menyatakan pendapat, pendapatnya ada “dasar”nya atau ada “ilmu”nya. Jadi bukan sekadar pendapat pribadi. Dengan demikian orang lain bisa menanggapi dengan rasional karena argumen kita pun rasional.”
Dewi Safitri
Creative Designer
PT Sapua Konsultindo
Alumnus Teknik Arsitektur ITB’99
REFLEKSI & LATIHAN
  • Tuliskan 1 situasi pekan ini di mana Anda bertindak pasif? Mengapa Anda berlaku begitu? Apa yang dapat Anda lakukan agar lebih asertif?
  • Pertanyaan sama seperti di atas, ganti kata pasif dengan agresif
  • Dalam 2 pekan, catat pada saat-saat apa Anda : pasif, agresif atau asertif. Kenali polanya. Apa Anda pasif/agresif pada saat tertentu?
  • Sampaikan pendapat pada rapat organisasi dengan menggunakan fakta & tidak menghina
  • Beranikan memberikan tanggapan ketika dosen meminta
  
KEMAMPUAN & KEMAUAN BELAJAR
Ada jurang antara materi kuliah dan dunia nyata… Dalam bidang apapun Anda berkarir, banyak hal baru yang harus dipelajari
HAL-HAL YANG PERLU DIPELAJARI
  • Contoh terkait langsung :
    • Detail proyek yang ditangani
    • Software tertentu
    • Other practical skills
  • Contoh tidak terkait langsung :
    • Etika tak tertulis
    • Cara menggunakan mesin fotokopi
Hati-hati, penyakit kebanyakan orang (terutama yang merasa pintar) adalah menganggap remeh dan enggan belajar!
5 KOMPONEN PEMBELAJARAN
-          Pengendalian Diri
-          Penyamaan Persepsi
-          Berpikir Sistematik
-          Berpusat pada Visi
-          Belajar secara Tim
Meski Anda tidak selalu menyukai apa yang harus dipelajari, kendalikan diri secara profesional
Opini :
”Sebulan pertama dalam pekerjaan, pelajari lingkungan, kenali banyak teman supaya mudah untuk bertanya-tanya. Dan pelajari pekerjaan kita yang sebelumnya sudah dilakukan perusahaan itu. Pokoknya jangan malas untuk belajar hal-hal baru.”
Nadia Ariani
Geotechnician
Chevron IndoAsia
Alumnus Matematika ITB ’98
REFLEKSI & LATIHAN
  • Akhir pekan ini, lihatlah persyaratan di pekerjaan yang Anda inginkan. Apakah Anda memenuhi persyaratan itu?
  • Jika ingin membuka usaha, kemampuan praktik apa saja yang dibutuhkan? Apa Anda telah memilikinya?
  • Sejujurnya, apakah Anda sering meremehkan jika ada yang mengajari Anda sesuatu? (termasuk meremehkan dosen karena menganggap materinya “tidak penting”)
  • Buat rencana & deadline untuk mempelajari keahlian-keahlian yang diperlukan
  • Berpartisipasilah dalam kegiatan yang KURANG Anda mengerti, ini kesempatan Anda belajar!
GROUP SKILLS
Kerja Sama Tim & Meningkatkan Kemampuan Interpersonal
 KERJA SAMA TIM
“Kesuksesan kita bergantung pada orang lain, kecuali apabila kita bercita-cita menjadi seorang pemain biola tunggal.”William G. McGowan, MCI Group
PERBEDAAN BEKERJA SAMA DI PERKULIAHAN DAN DUNIA KERJA
BEKERJA SAMA DI PERKULIAHAN
BEKERJA SAMA DALAM PEKERJAAN
Tidak semua orang berambisi mendapat nilai bagus.
Semua orang ingin memberikan yang terbaik karena tidak ingin kehilangan pekerjaan.
Deskripsi tugas relatif jelas.
Umumnya hanya memberi gambaran global.
Durasi relatif singkat.
Durasi relatif lama.
Tingkat kompleksitas : terjangkau (sudah disesuaikan dgn materi kuliah)
Tingkat kompleksitas : tinggi
Tidak membutuhkan keahlian berbeda-beda.
Cenderung membutuhkan keahlian berbeda-beda.
Segala sesuatu relatif dapat diperkirakan.
Di lapangan banyak hal tak terduga.
TIPE-TIPE PEKERJA
  • Pekerja Giat
  • Pengikut
  • Inovator
  • Wasit
  • Tukang Pamer
TANTANGAN :
Menghadapi orang
dengan karakteristik
berbeda-beda!
HAMBATAN BEKERJA SAMA
-          Tidak tahu, dan tidak berusaha untuk tahu
-          Sudah ada sebagian yang berkelompok & enggan membuka diri
-          Prasangka buruk à kerja samanya tidak sepenuh hati
SINERGI Adalah ….
    • Saling melengkapi dalam bekerja 
    • Memanfaatkan perbedaan
    • Keterbukaan pikiran
    • Menemukan cara-cara baru yang lebih baik
Dan bukan…
    • Cuek terhadap perbedaan
    • Bekerja masing-masing secara mandiri
    • Berpikir diri selalu benar
    • Pasrah menerima seadanya
 LANGKAH BERSINERGI
-          Definisikan masalah & peluang
-          Dengarkan orang lain
-          Berembuk
-          Sampaikan pendapat
-          Cari solusi terbaik
DON’T BE A BABY
     Dalam kerja sama, Anda juga tetap harus memiliki kemandirian.
     Coba dulu semua cara. Baru minta bantuan orang lain.
     Ketika meminta bantuan, tunjukkan apa saja usaha yang telah dilakukan…
PILIH PERTEMPURAN ANDA
Dalam kehidupan, tak jarang Anda berbeda pendapat. Pilih pertempuran Anda. Pertahankan hal-hal yang prinsip namun jadilah fleksibel pada hal-hal yang tidak terlalu penting.
REFLEKSI & LATIHAN
  • Hal-hal apa saja yang membuat Anda nyaman bekerja sama dengan orang lain? Apa yang membuat Anda kesal?
  • Carilah teman kerja kelompok yang berbeda dari biasanya
  • Cobalah bekerja sama dengan orang yang tidak terlalu Anda kenal dekat
  • Dalam kegiatan organisasi, belajarlah :
  • Mengenali kekurangan & kelebihan orang lain
  • Membagi tanggung jawab berdasarkan kekurangan & kelebihan itu
  • Hindari alasan kurang rasional dalam pembagian kerja (misal, yang mengurus makanan harus perempuan, toh koki hotel pun lebih banyak pria)
Opini :
“Kalau tidak bisa kerja sama, bagaimana bisa maju? Saya lebih memilih bekerja dengan yang biasa-biasa saja (kemampuannya) tapi bisa bekerja sama. Kalau tidak bisa bekerja sama, nanti dia mengerjakan apa, orang lain mengerjakan yang lain. Akhirnya tidak nyambung. Baiknya memupuk kemampuan kerja sama dari sekarang, jangan menutup diri. Jangan mengasingkan diri. Jangan terlalu bangga dengan fakultas sendiri.”
Muhammad Wahyu A.
Pemilik Rumah Keramik
Alumnus Desain (Kriya) ITB’99
MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL
MENGAPA PENTING ?
”80% orang yang gagal adalah mereka yang tidak dapat berhubungan baik dengan orang lain.”
Robert Bolton,
penulis buku People Skills
Jika hati mereka sudah terkunci tentu akan lebih sulit bekerja sama…
UNSUR KETERAMPILAN INTERPERSONAL
-          Kepekaan membaca situasi
-          Keterampilan mendengarkan
-          Menegaskan
-          Bekerja sama menyelesaikan masalah
-          Menyelesaikan konflik
TIPS MENINGKATKAN EFEKTIVITAS INTERPERSONAL
  • Jangan menghakimi
  • Hindari mengeluh
  • Beri penghargaan yang jujur dan tulus
  • Tunjukkan minat yang tulus
  • Tersenyumlah
  • Buat orang lain merasa penting
  • Ajukan pertanyaan, bukan perintah
Opini :
“Semakin besar skala (pekerjaannya), semakin butuh banyak orang. Di situ pentingnya bisa berinteraksi. Saya bisa lihat orang yang dulunya ikut organisasi dan yang tidak, ternyata kemampuan interpersonalnya cukup berbeda. Yang berorganisasi, rata-rata inisiatifnya lebih tinggi. Lalu dalam pergaulan lebih bisa memahami karakter orang. Kalau yang tidak berorganisasi, intelektualnya biasanya lebih tinggi tapi sosialnya tidak begitu.”
M. Ridwan Kamil
Pemilik URBANE Indonesia
Alumnus Teknik Arsitektur ITB’90
REFLEKSI & LATIHAN
  • Renungkanlah bagaimana sebenarnya kualitas hubungan Anda dengan teman-teman, keluarga, dst.
  • Buat target berkenalan dengan orang tiap minggunya dan tetap jalin kontak dengan mereka.
  • Mulailah percakapan dengan orang-orang yang tidak Anda kenal di tempat umum (misal kendaraan umum.
  • Luangkanlah waktu setidaknya 15 menit sehari untuk
    • mendengarkan secara aktif teman atau keluarga Anda.
    • mengamati cara orang berinteraksi di tempat umum. Bagaimana cara bersosialisasi orang-orang yang memiliki teman banyak?
ETHICS
Etika Kerja
87% orang yang kehilangan pekerjaan atau macet karirnya adalah disebabkan karena tidak memiliki etika kerja yang baik .
Hasil studi D.P. Beach, 1982
DEFINISI & URGENSI ETIKA KERJA
  • Etika adalah belajar membedakan yang salah dan yang benar, lalu melakukan yang benar.
  • Etika à mempengaruhi citra à mempengaruhi apakah orang mau bekerja sama dengan kita atau tidak
  • Etika, terbentuk saat sebelum & sesudah bekerja
BEBERAPA KARAKTER YANG BERETIKA
  • Dapat dipercaya
  • Hormat
  • Bertanggung jawab
  • Perhatian
  • Adil
  • Taat peraturan
ASK YOUR HEART
                Jika menghadapi dilema, tanyakan pada diri * :
  • Dapatkah Anda berterus terang pada teman, atasan, keluarga, tentang apa yang Anda lakukan?
  • Siapakah yang dirugikan?
  • Dapat / sudahkah Anda berkonsultasi?
  • Apakah pengorbanannya sebanding dengan hasilnya?
  • Apakah hati Anda akan tenang dengan keputusan itu?
* Laura L. Nash, Ethics Without
The Sermon : Harvard Business Review
Opini :
“Dalam menjalankan kebijakan perusahaan, etika yang baik akan memberikan kejernihan berpikir. Khususnya untuk perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan publik, karena mempengaruhi imej. Reputasi itu sangat berpengaruh. Kita kalau mau kerja sama harus jelas, reputasinya bagaimana, orang-orangnya bagaimana. Teman-teman kuliah yang dulu suka menyontek, ternyata cuma bisa mencuri inisiatif orang lain.”
Eko S. Aris
Asisten Deputi Direktur Pengembangan Usaha
PT PLN Persero
Alumni Teknik Geodesi ITB ’77
REFLEKSI & LATIHAN
Apakah Anda :
  • Mencontek saat ujian?
  • Meminta beasiswa padahal masih mampu?
  • Menyela antrian?
  • Berbohong mengenai alasan keterlambatan?
  • Memanipulasi anggaran organisasi?
                Jika Anda menjawab ya pada setidaknya salah satu pertanyaan di atas, maka Anda telah menanam bakat tidak etis setelah lulus kuliah nanti. Tidak pernah ada kata terlambat untuk memperbaiki diri…   
Referensi:
http://www.google.co.id/search?sclient=psy-ab&hl=id&site=&source=hp&q=SUKSES+DENGAN+SOFT+SKILLS&btnK=Penelusuran+Google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar